1. Home
  2. Perawatan Wajah
  3. Ciri-ciri, Penyebab dan Cara Mengatasi Kulit Wajah Kering

Ciri-ciri, Penyebab dan Cara Mengatasi Kulit Wajah Kering

Mempunyai kulit yang indah, halus, lembab dan sehat merupakan dambaan setiap orang, terutama wanita. Tapi, terkadang ada berbagai hal yang menyebabkan kulit menjadi kering dan tidak sehat.

Kulit kering sendiri adalah kondisi dimana lapisan paling luar dari kulit mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan. Bagian tubuh yang sering terkena masalah tersebut adalah tangan, lengan, kaki dan wajah.

Jika terpapar oleh faktor yang bisa mengeringkan, kulit akan terkelupas, pecah-pecah, gatal, iritasi hingga meradang. Bahkan apabila keadaannya sudah parah, ia akan terasa kasar dan bersisik.

Kulit kering dapat menyerang siapa saja, baik pria maupun wanita. Tergantung usia, kondisi kesehatan, tempat tinggal dan jangka waktu di area terbuka.

Namun yang paling rentan mengalaminya adalah orang-orang dengan usia di atas 50 tahun.

Ciri-ciri Kulit Kering

Kulit kering atau yang dalam istilah medis disebut Xerosis mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:

  1. Pori-pori kecil, bahkan hampir tidak terlihat.
  2. Kulit tampak kusam dan kasar, terkadang bersisik.
  3. Kulit mengalami pengelupasan.
  4. Timbul garis-garis halus atau kerutan tipis.
  5. Sering terasa gatal karena iritasi.
  6. Terdapat bercak merah dan radang di area wajah.
  7. Kulit terasa kencang selepas mandi atau menggunakan sabun muka.
  8. Kekenyalan kulit berkurang.
  9. Muncul retakan di bagian kulit dan bila kondisi sudah parah bisa mengeluarkan darah.

Tapi ingat, apabila kulit kering hanya pada musim-musim tertentu, seperti penghujan yang mengakibatkan udara sangat dingin atau kemarau yang menyebabkan kelembaban kulit berkurang saat malam hari, hal itu tidak dikategorikan sebagai jenis kulit kering.

Penyebab Wajah Kering

Ada dua faktor yang bisa menyebabkan kulit kering, yakni faktor internal (dari dalam) dan eksternal (dari luar).

Berikut penjelasan lengkapnya:

Faktor Internal

  1. Pertambahan usia. Sejalan dengan bertambahnya umur, produksi pelembab alami tubuh semakin menurun.
  2. Genetika dan riwayat keluarga. Faktor tersebut mengakibatkan komposisi dan struktur kulit tidak sama dengan orang normal, sehingga meningkatkan resiko Xerosis serta gangguan lainnya.
  3. Berkurangnya minyak alami dalam tubuh. Bisa karena kurangnya asupan gizi dari makanan yang dikonsumsi.
  4. Mengidap penyakit. Masalah-masalah seperti dermatitis atopik, psoriasis, kelainan kelenjar tiroid dan diabetes seringkali dihubungkan dengan kulit kering.

Faktor Eksternal

  1. Cuaca dingin dan kurangnya kelembaban udara. Resiko semakin tinggi seiring dengan meningkatnya penggunaan pendingin ruangan. Suhu AC yang terlalu dingin bisa menyebabkan kelembaban udara rendah dan membuat kulit kering jika terlalu lama berada di dalam ruangan.
  2. Mandi dengan air panas. Kebiasaan ini mengakibatkan kelembaban alami kulit berkurang dan mudah kering.
  3. Mandi terlalu lama. Ketika mandi, kulit melakukan kontak langsung dengan air. Tapi, setelahnya, air pada permukaan tubuh bisa menguap dan membuat kulit kering. Sebaiknya, batasi waktu mandi kurang lebih 5-10 menit.
  4. Pemakaian sabun atau antiseptik berlebihan. Kedua bahan itu akan membuat kulit menjadi kesat dan kencang. Rasa kesat tersebut bukan kerena kulit bersih, tapi mengindikasikan lapisan minyak alami di dalamnya hilang dan ia menjadi kering.
  5. Scrubbing atau menggosok tubuh secara berlebihan saat mandi. Penggunaan spons kasar, batu apung dan sejenisnya memang membuat kulit lebih bersih. Tapi, juga bisa mengakibatkan permukaannya rusak.
  6. Gesekan antara tubuh dan handuk yang berlebihan. Sehabis mandi, umumnya orang-orang terbiasa mengeringkan tubuh dengan menggosok-gosokkan handuk. Tapi jika terlalu keras bisa membuat kulit kering.
  7. Mengonsumsi obat tertentu. Seperti obat jerawat, kolesterol dan darah tinggi.

Dengan mengenali penyebab kulit kering di atas, Anda bisa mengetahui tindakan apa yang bisa dilakukan untuk mengatasinya.

Misal, dengan memakai pelembab atau body lotion, melakukan perawatan kulit dengan benar, minum air putih yang cukup dan lain-lain.

Cara Mengatasi Kulit Wajah Kering

Kulit wajah mempunyai karakter yang berbeda dengan bagian tubuh lain. Ia lebih lembut, sensitif dan rentan mengalami kerusakan.

Oleh karenanya, perawatan kulit muka pun tidak boleh sembarangan, terlebih kalau jenis kulit Anda kering. Untuk menghindari resiko yang lebih parah, sebaiknya Anda menggunakan bahan-bahan alami di bawah ini:

Madu

Pasti Anda sudah mengetahui bahwa cairan kental tersebut sangat baik untuk kesehatan, tak terkecuali kulit.

Madu mampu melembabkan dan mencerahkan kulit secara alami. Bahkan, ia kerap dimanfaatkan sebagai bahan pelembab bibir.

Selain itu, madu juga mengandung berbagai nutrisi yang bisa menambah kekencangan kulit dan menghilangkan kerutan.

Jadi, bila Anda mengalami masalah-masalah kulit seperti yang disebutkan, dapat menggunakan madu sebagai masker dengan cara:

  1. Siapkan setengah sendok teh madu dan air mawar (opsional). Aduk merata.
  2. Lalu, oleskan pada seluruh bagian wajah yang sebelumnya telah dibersihkan dengan facial soap.
  3. Biarkan selama 15 menit atau hingga meresap.
  4. Kemudian, bilas memakai air hangat.

Untuk memperoleh hasil terbaik, terapkan secara rutin setiap habis mandi dan sebelum tidur.

Minyak Zaitun

Minyak zaitun atau Olive oil telah digunakan oleh para putri kerajaan untuk menjaga kesehatan kulit sejak jaman Mesir Kuno.

Setelah dilakukan penelitian, ternyata minyak yang berasal dari buah bernama latin Olea europaea itu kaya akan vitamin E, dimana salah satu khasiatnya adalah mengatasi kulit kering.

Anda juga bisa mendapatkan kulit yang lembab dan sehat bak putri raja dengan memakai masker minyak zaitun. Berikut langkah-langkah mengaplikasikannya:

  1. Tuangkan minyak zaitun dengan mutu terbaik di ujung jari secukupnya.
  2. Oleskan ke muka secara merata sambil dipijat-pijat selama 15 detik.
  3. Diamkan hingga kering.
  4. Apabila sudah meresap, bilas dengan air dingin.

Lidah Buaya

Aloe vera tidak hanya bermanfaat untuk menjaga kesehatan rambut. Tapi, ia dapat membantu mengatasi kulit kering karena mengandung mineral alami yang cukup lengkap.

Metode penerapan lidah buaya sebagai masker wajah berikut bisa Anda ikuti:

  1. Siapkan lidah buaya yang masih fresh atau baru dipetik secukupnya.
  2. Lalu, ambil gelnya dan oleskan ke seluruh wajah yang telah dibersihkan.
  3. Biarkan hingga kulit muka terasa kencang dan kaku.
  4. Selanjutnya, bilas menggunakan air dingin sampai terangkat.

Pisang dan Yoghurt

Kedua makanan sehat tersebut diperkaya dengan serat alami yang mampu merangsang produksi minyak di permukaan kulit.

Sebenarnya, Anda bisa membuat masker pisang tanpa yoghurt. Namun, jika bahan itu ditambahkan dapat memberi hasil yang lebih maksimal.

Cara mengaplikasikannya, yaitu:

  1. Sediakan pisang secukupnya, lalu haluskan.
  2. Campur dengan yoghurt hingga membentuk adonan yang mirip pasta.
  3. Usapkan pada wajah secara menyeluruh.
  4. Diamkan selama 1-2 jam.
  5. Berikutnya, bersihkan masker dengan air dingin.

Alpukat, Pepaya dan Pisang

Sama dengan bahan sebelumnya, ketiga buah tersebut selain terkenal akan seratnya yang sangat baik bagi pencernaan juga bermanfaat untuk kecantikan wajah, termasuk mengatasi kulit kering.

Anda bisa meraciknya menjadi masker dengan cara:

  1. Campur dan tumbuk buah alpukat, pepaya serta pisang hingga halus.
  2. Lalu, aplikasikan pada wajah dan bagian tubuh yang kering lainnya, seperti leher, tangan dan kaki.
  3. Diamkan selama seperempat jam atau hingga kering.
  4. Bilas menggunakan air hangat.

Supaya mendapatkan hasil yang optimal, lakukan sebanyak dua kali dalam seminggu.

Jeruk Nipis

Buah bernama ilmiah Citrus Aurantiifolia ini mempunyai berbagai khasiat untuk kulit. Di samping melenyapkan jerawat, ia juga berfungsi untuk membersihkan, mencerahkan serta menghindarkan kulit dari kekeringan.

Untuk manfaat yang terakhir, Anda bisa memperolehnya dengan cara

  1. Siapkan jeruk nipis dan alpukat yang telah dihaluskan.
  2. Usapkan pada kulit wajah yang kering.
  3. Biarkan selama 20 menit.
  4. Lalu, bilas dengan air dingin sampai bersih.

Timun

Khasiat sayuran ini untuk menangani kulit kering tidak perlu diragukan. Pasalnya, banyak produk skin care yang menggunakannya sebagai bahan utama.

Jadi, tidak perlu memakai produk kecantikan yang mahal guna melembabkan kulit, cukup dengan:

  1. Memarut timun dan sisihkan ampasnya.
  2. Oleskan pada kulit wajah secara merata.
  3. Tunggu hingga meresap, kira-kira selama 15 menit.
  4. Terakhir, bilas dengan air dingin.

Apel

Ia terkenal akan manfaatnya yang mampu meremajakan kulit, sehingga menjadikannya tetap sehat. Dalam buah yang pertama kali ditanam di Asia Tengah ini terkandung zat kalium dan tannin yang berperan mencerahkan serta menjaga kelembaban kulit.

Jika Anda memiliki kulit kering, apel sangat cocok digunakan sebagai obatnya, dengan cara:

  1. Parut buah apel, lalu pakai ampasnya untuk dioleskan pada wajah dan bagian tubuh yang berkulit kering.
  2. Diamkan selama 20 menit sebelum dibilas dengan air dingin.

Minyak Almond

Cairan yang juga dikenal dengan nama Roghan Badam ini merupakan salah satu alternatif yang ampuh untuk membebaskan kulit dari kekeringan atau dehidrasi.

Manfaatnya tidak kalah dari minyak zaitun, terutama dalam menangani kulit kering dan pecah-pecah. Penerapan minyak almond sebagai masker cukup mudah, yakni:

  1. Usapkan minyak almond sedikit saja pada area wajah atau tubuh yang kering.
  2. Biarkan beberapa saat hingga menyerap.
  3. Lalu, cuci muka dengan sabun khusus atau mandi.

Kuning Telur

Selain dijadikan sumber protein, telur juga berkhasiat untuk menjaga kesehatan kulit dan rambut. Ia dapat mengatasi masalah kulit, terutama yang kehilangan kelembabannya dengan metode berikut:

  1. Campurkan satu sendok teh kuning telur, satu sendok teh madu dan dua sendok teh susu bubuk.
  2. Aduk hingga membentuk pasta.
  3. Oleskan pada wajah dan seluruh badan yang berkulit kering.
  4. Diamkan kurang lebih 15 menit, lalu bilas menggunakan air dingin.

Perlu diketahui, bahwa apabila Anda mengalami kulit kering yang diakibatkan oleh peradangan atau inflamasi, seperti dermatitis, sebaiknya konsultasi ke dokter terlebih dulu sebelum menggunakan masker dengan bahan-bahan alami di atas.

Mencegah Kulit Menjadi Kering

Mandi dengan Air Hangat

Mengapa tidak menggunakan air panas? Sebab, ia mampu mengikis minyak alami tubuh, sehingga kulit bisa kehilangan kelembutan dan kelembabannya.

Dermatologis menyarankan untuk mandi dengan air hangat tidak lebih dari 10 menit.

Altenatif lain, Anda dapat mengompres daerah kulit nan kering dan bersisik memakai waslap yang telah dicelupkan ke dalam air hangat.

Gosok secara perlahan dengan gerakan melingkar supaya sel-sel kulit mati terangkat sempurna. Lakukan beberapa kali sehari, setelah itu keringkan dan beri pelembab.

Menggunakan Sabun yang Tepat

Beberapa facial soap terkadang kurang cocok untuk kulit wajah Anda yang sensitif. Apabila kulit terasa kering dan kencang setelah menggunakannya, bisa jadi Anda memakai produk yang salah.

Sebaiknya pemilik kulit kering menjauhi sabun yang mengandung busa atau detergen berlebihan, pewangi buatan, alkohol, pewarna dan pengawet serta yang keras.

Hindari pembersih dengan kandungan sodium lauryl sulfate yang bisa melenyapkan kelembaban kulit. Sebaiknya, pilih produk yang bebas pewarna, pewangi dan diberi label Moisturizing.

Sebab, semua pembersih tersebut bisa menyapu minyak dari wajah. Bahkan, sabun yang memiliki kandungan detergen dapat menyebabkan kulit iritasi.

Berendam Susu

Berendam atau mengompres area kulit yang kering dengan susu putih dingin membantu mengembalikan kelembabannya.

Lemak dan asam laktat yang terdapat dalam susu bisa membersihkan wajah dan memberinya kelembaban ekstra.
Setelah dikompres menggunakan waslap yang direndam susu, diamkan selama 10 menit. Lalu, usap dengan gerakan melingkar. Untuk mencari cairan susu yang kami maksud, anda bisa mencarinya di marketplace Indonesia, bisa Tokopedia, Bukalapak, Lazada, dll.

Mengeringkan Tubuh dengan Baik

Jika selama ini Anda berpikir bahwa meninggalkan muka dalam keadaan lembab selepas mandi bisa membantu meningkatkan kelembaban kulit, itu salah besar.

Sebab, setelah air menguap, kulit justru akan lebih kering. Jadi, usahakan untuk mengeringkannya dengan baik.

Tapi, menggosok-gosokkan handuk yang bertekstur kasar secara berlebihan bisa merusak lapisan kulit paling luar. Akibatnya, ia akan mengalami kekeringan hingga iritasi.

Pastikan Anda memakai kain yang lembut dan bersih untuk menepuk-nepuk wajah serta daerah tubuh lainnya dengan perlahan, setidaknya selama kurang dari 20 detik.

Memakai Pelembab yang Tepat

Jika Anda mempunyai kulit kering dan ingin menggunakan pelembab yang sangat melembabkan, disarankan untuk memilih produk dengan kandungan ceramides, shea butter, gliserin atau asam stearat.

Selain itu, Anda bisa memakai pelembab yang mengandung asam laktat untuk menanggalkan lapisan kulit paling atas yang kering dan bersisik serta menembus lapisan sehat di bagian bawahnya.

Sebaiknya pilih produk pelembab ringan yang non-komedogenik dan hindari memakai astringent atau toner berbasis alkohol karena bisa menghilangkan kelembaban kulit.

Oleskan pelembab tersebut secara tebal untuk mendorong asupan kelembaban kulit beberapa menit seusai mandi.
Lakukan minimal dua kali sehari, pagi dan malam menjelang tidur. Kalau kulit Anda tetap kering, ulangi hal tersebut beberapa kali sehari.

Mengoleskan Petroleum Jelly

Bahan ini berperan sebagai humektan yang menarik serta mengunci kelembaban kulit. Tapi, teksturnya yang tampak kental dan lengket dapat menutupi pori.

Molekul jeli tersebut terlalu besar untuk masuk ke dalam kulit. Alternatifnya, silakan memakai minyak organik, seperti minyak kelapa, minyak almond atau minyak zaitun yang bisa memerangkap kelembaban kulit.

Mengoleskan Tabir Surya

Salah satu penyebab kulit kering, kasar, bersisik dan keriput yang paling umum adalah paparan sinar matahari.
Untuk menghindarinya, jangan lupa mengoleskan tabir surya broad spectrum yang memiliki SPF 30 setiap hendak keluar rumah.

Gunakan pula pakaian yang tepat, misalnya di cuaca panas mengenakan baju berlengan panjang yang tipis dan longgar dengan topi lebar. Sedangkan pada musim dingin, bisa memakai busana berlapis yang dapat menyerap keringat.

Menerapkan Pola Hidup Sehat

Gaya hidup sehat dapat dimulai dengan mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin C, vitamin E, asam folat serta kolagen, seperti jambu biji, jeruk, strawberry, kiwi, alpukat, madu dan sebagainya.

Cukupi kebutuhan cairan dengan memperbanyak konsumsi air putih, setidaknya 2-3 liter perhari.

Jangan lupa untuk berolahraga, misalnya jogging, yoga, sepeda santai atau jalan sehat minimal selama 30 menit.

Hindari kebiasaan merokok dan minum-minuman beralkohol karena bisa menghambat produksi minyak pada kulit. Dengan membaca informasi di atas, Anda bisa mengidentifikasi jenis kulit yang dimiliki, apakah kering atau bukan. Selain itu, Anda juga dapat mengetahui penyebab serta cara mengatasi dan mencegahnya.